bagiku..
tampan itu..
ia yang terlihat sederhana diantara kawanannya..
senyumannya mampu membuat yang melihat ikut tersenyum balik..
dan cara bicaranya memberi ketenangan..
setenang wanginya ketika melewatiku..
ia mampu memberi kejutan bahagia kecil tak terduga di hari yang tak spesial buat orang yang disayanginya..
ia yang mampu merangkul orang yang disayang ke kawanannya ataupun sebaliknya..
ia bisa jujur meminta "me time" ke pasangannya secara terang-terangan..
ia mengerti keseharian pasangannya..
ia tak pernah memaksa untuk tau semua tentang kawannya..
ia punya dunia sendiri yang mampu membahagiakannya..
dan ia mampu menceritakan kehidupannya seperti bagian dari kebahagiaan orang lain..
ia sangat perduli terhadap keluarga..
ia selalu belajar dan berusaha menjadi orang baik..
ia tenang, wangi, senyumnya indah, pandai merangkul tapi tidak rajin menjamah,
melangkah pasti, tegap, terlihat bijak, dewasa tapi tidak kaku,
dan itulah ia..
Tampan dalam angan...
Minggu, 27 Desember 2015
"Dirinya"
ia melangkah jauh ke tempat sepi,
berusaha menemukan jati diri yang hampir hilang.
ia yang belum piawai mengemudikan antara khayalan dan kebutuhan dengan terdiam dan merenung.
itulah ia dalam sepenggal cerita lampau.
menggerakkan pikiran dan kaki dalam arah yang berbeda,
berusaha melewati lampau cerita.
tapi, salah langkah.
dan ia membuat beberapa penggalan cerita baru yang tidak sama baiknya.
kemudian, ia bekerja keras melawan pikiran dan keinginan,
terkadang saat berada dalam retakan cerita, melakukan hal sebaliknya seperti akan membuahkan hasil yang lebih baik.
tapi, ternyata ia belum piawai.
ia kembali terjatuh,
belum menemukan jati dirinya,
belum mengetahui keinginan sejatinya,
dan belum berusaha menjauh dari cerita lampaunya.
apa yang ia lakukan?
apa yang ia butuhkan?
kemudian, ia berusaha tidak perduli dengan mereka.
ia bergerak dengan apa yang baik dari buku.
dan apa yang baik dari nasehat sahabatnya.
ia mulai mengkantongi cerita lampau.
menapaki kaki ke keramaian.
menghadapi apa yang selama ini terjaga dalam jarak.
dan melalui apa yang sebelumnya dianggap tidak biasa dilalui.
dan semakin lama ia mulai menerobos rasa ketakutan dan peraturan yang menjadi batasan dalam dirinya.
ia memang tidak terlihat jauh berbeda dari sebelumnya.
tapi, ia berusaha menanggapi semua menjadi hal yang berbeda.
ia menganggap semua ini harus dihadapi dan dijalani, bukan sekedar untuk dilewati.
karena pilihan hidupnya saat ini adalah membahagiakan dirinya atau membahagiakan orang lain.
bukan perihal bahagia atau tidak bahagia.
berusaha menemukan jati diri yang hampir hilang.
ia yang belum piawai mengemudikan antara khayalan dan kebutuhan dengan terdiam dan merenung.
itulah ia dalam sepenggal cerita lampau.
menggerakkan pikiran dan kaki dalam arah yang berbeda,
berusaha melewati lampau cerita.
tapi, salah langkah.
dan ia membuat beberapa penggalan cerita baru yang tidak sama baiknya.
kemudian, ia bekerja keras melawan pikiran dan keinginan,
terkadang saat berada dalam retakan cerita, melakukan hal sebaliknya seperti akan membuahkan hasil yang lebih baik.
tapi, ternyata ia belum piawai.
ia kembali terjatuh,
belum menemukan jati dirinya,
belum mengetahui keinginan sejatinya,
dan belum berusaha menjauh dari cerita lampaunya.
apa yang ia lakukan?
apa yang ia butuhkan?
kemudian, ia berusaha tidak perduli dengan mereka.
ia bergerak dengan apa yang baik dari buku.
dan apa yang baik dari nasehat sahabatnya.
ia mulai mengkantongi cerita lampau.
menapaki kaki ke keramaian.
menghadapi apa yang selama ini terjaga dalam jarak.
dan melalui apa yang sebelumnya dianggap tidak biasa dilalui.
dan semakin lama ia mulai menerobos rasa ketakutan dan peraturan yang menjadi batasan dalam dirinya.
ia memang tidak terlihat jauh berbeda dari sebelumnya.
tapi, ia berusaha menanggapi semua menjadi hal yang berbeda.
ia menganggap semua ini harus dihadapi dan dijalani, bukan sekedar untuk dilewati.
karena pilihan hidupnya saat ini adalah membahagiakan dirinya atau membahagiakan orang lain.
bukan perihal bahagia atau tidak bahagia.
Minggu, 29 November 2015
Desember Kelabu
Sebentar lagi masuk bulan Desember
yang notabene, jadi bulan paling menakutkan buat gue dalam beberapa tahun belakangan ini
tapi itu ga akan jadi hal yang sama buat gue di tahun ini
Okay gue review kembali cerita gue yang sebenarnya ga penting
kenapa gue takut bulan Desember
Pertama,
Gue pernah punya cowo yang gue sayang kebangetan pada masa itu.
Tapi, semuanya harus berakhir di tanggal 31 Desember 2012.
Dengan tangisan berlimpah ruah dari mata gue (SUMPAH ENGGAK BGT)..
Kedua,
Desember 2013 Gue pernah dideketin sm cowo (yg trnyata punya pacar) yang sok2an mau usaha ilangin trauma gue di bulan Desember.
Tapi, ternyata cuma nyampah di Hidup gue.
Happy si gue di kala itu..
tp cuma berapa bulan, setelah itu gue sadar.
Bukan tambah beres hidup gue, malah jd tambah ancur.
Dan di Desember 2014,
gue fokus sm kerjaan gue di kantor baru
lalu, tetep galau ngelewatin bulan Desember
tapi, sok2an tegar..
gimana ga sok tegar coba.
cowo di Desember 2013 lalu, masih gajelas ngejer apaan.
bikin gue horor selama akhir tahun 2014.
dikuntit lah, dikepoin sana sini, pokoknya ngeri..
tp, di sepanjang 2015 ini,
entah kenapa yaa gue ngerasa jauh lebih happy.
gue happy sama kesendirian gue.
gue happy sama tmn-tmn gue yang makin nambah..
trs gue masih takut sm bulan Desember?
ohhh sorry, kali ini gue lawan bulan Desember..
"Bahagia itu ga bakal terjadi, kalo ketakutan lo lebih besar daripadi keyakinan lo buat bahagia.."
masih banyak hal yang harus dipeduli-in di hidup ini dibanding masa lalu, yaitu
"Kebahagiaan" elo!
Bye Desember Kelabu... :p
yang notabene, jadi bulan paling menakutkan buat gue dalam beberapa tahun belakangan ini
tapi itu ga akan jadi hal yang sama buat gue di tahun ini
Okay gue review kembali cerita gue yang sebenarnya ga penting
kenapa gue takut bulan Desember
Pertama,
Gue pernah punya cowo yang gue sayang kebangetan pada masa itu.
Tapi, semuanya harus berakhir di tanggal 31 Desember 2012.
Dengan tangisan berlimpah ruah dari mata gue (SUMPAH ENGGAK BGT)..
Kedua,
Desember 2013 Gue pernah dideketin sm cowo (yg trnyata punya pacar) yang sok2an mau usaha ilangin trauma gue di bulan Desember.
Tapi, ternyata cuma nyampah di Hidup gue.
Happy si gue di kala itu..
tp cuma berapa bulan, setelah itu gue sadar.
Bukan tambah beres hidup gue, malah jd tambah ancur.
Dan di Desember 2014,
gue fokus sm kerjaan gue di kantor baru
lalu, tetep galau ngelewatin bulan Desember
tapi, sok2an tegar..
gimana ga sok tegar coba.
cowo di Desember 2013 lalu, masih gajelas ngejer apaan.
bikin gue horor selama akhir tahun 2014.
dikuntit lah, dikepoin sana sini, pokoknya ngeri..
tp, di sepanjang 2015 ini,
entah kenapa yaa gue ngerasa jauh lebih happy.
gue happy sama kesendirian gue.
gue happy sama tmn-tmn gue yang makin nambah..
trs gue masih takut sm bulan Desember?
ohhh sorry, kali ini gue lawan bulan Desember..
"Bahagia itu ga bakal terjadi, kalo ketakutan lo lebih besar daripadi keyakinan lo buat bahagia.."
masih banyak hal yang harus dipeduli-in di hidup ini dibanding masa lalu, yaitu
"Kebahagiaan" elo!
Bye Desember Kelabu... :p
Senin, 16 November 2015
Kamu dan Dia
Kamu adalah kemarin
Dia adalah esok
Kamu adalah rapuh
Dia adalah kekuatan
Siksa adalah ketika mengingatmu
Anugerah adalah ketika kedatangannya
Kamu adalah bagian dari penyesalan
dan Dia adalah bagian dari masa depan
Kamu adalah momok kehidupan
sedangkan Dia adalah pilihan terbaik sepanjang kehidupan
Kamu adalah kesalahan terbesar
dan
Dia adalah planning terbesar dan terbaik
Kamu adalah bagian dari air mata kekecewaan
Dia adalah bagian dari air mata kebahagiaan

dan
Kamu hanya pantas tercatat dalam buku harian yang usang
sedangkan, Dia tercatat dalam buku rencana masa depan
Kamu bukanlah bagian yang dapat bernafas
Begitupun dengan Dia
Kalian adalah dua kubu yang berbeda
tidak saling tarik menarik dan tidak juga saling tolak menolak
Kamu ada di hari kemarin
dan Dia ada di hari ini dan esok
Kamu adalah history
dan Dia adalah Rencana
*Berencanalah, sebelum kita tenggelam dalam history
Dia adalah esok
Kamu adalah rapuh
Dia adalah kekuatan
Siksa adalah ketika mengingatmu
Anugerah adalah ketika kedatangannya
Kamu adalah bagian dari penyesalan
dan Dia adalah bagian dari masa depan
Kamu adalah momok kehidupan
sedangkan Dia adalah pilihan terbaik sepanjang kehidupan
Kamu adalah kesalahan terbesar
dan
Dia adalah planning terbesar dan terbaik
Kamu adalah bagian dari air mata kekecewaan
Dia adalah bagian dari air mata kebahagiaan

dan
Kamu hanya pantas tercatat dalam buku harian yang usang
sedangkan, Dia tercatat dalam buku rencana masa depan
Kamu bukanlah bagian yang dapat bernafas
Begitupun dengan Dia
Kalian adalah dua kubu yang berbeda
tidak saling tarik menarik dan tidak juga saling tolak menolak
Kamu ada di hari kemarin
dan Dia ada di hari ini dan esok
Kamu adalah history
dan Dia adalah Rencana
*Berencanalah, sebelum kita tenggelam dalam history
Kamis, 12 November 2015
Dalam Diam
Beberapa pekan terpaku dalam satu pandangan
Cukup dengan melihat sekejap
dan Tanpa mengamati
Kepala tertunduk saat mendapatinya di hadapan
dan pipi seperti berwarna menahan senyum di bibir
Mulut membeku
Berbagai kalimat tidak dapat dijabarkan
Ada apakah ini?
Apa ini sebatas kagum?
atau ada rasa lain yang memicunya?
Jika ini adalah lampau,
mungkin respon yang ia dapati adalah satu senyuman manis
atau bahkan sebuah kalimat tegur sapa
yang berarti usaha untuk lebih tampak dari beberapa bayangan yang ada di depannya..
Tapi ini adalah sekarang,
Kagum ataupun Perhatian hanya bisa dipendam
atau dituliskan dalam sebuah kalimat seperti beberapa bait ini
Walau Bibir ini tetap mengatup
Biarkan hati ini yang terus berbicara
Meski nanti ia hanya menjadi bagian yang terlewatkan
Cukup dengan melihat sekejap
dan Tanpa mengamati
Kepala tertunduk saat mendapatinya di hadapan
dan pipi seperti berwarna menahan senyum di bibir
Mulut membeku
Berbagai kalimat tidak dapat dijabarkan
Ada apakah ini?
Apa ini sebatas kagum?
atau ada rasa lain yang memicunya?
Jika ini adalah lampau,
mungkin respon yang ia dapati adalah satu senyuman manis
atau bahkan sebuah kalimat tegur sapa
yang berarti usaha untuk lebih tampak dari beberapa bayangan yang ada di depannya..
Tapi ini adalah sekarang,
Kagum ataupun Perhatian hanya bisa dipendam
atau dituliskan dalam sebuah kalimat seperti beberapa bait ini
Walau Bibir ini tetap mengatup
Biarkan hati ini yang terus berbicara
Meski nanti ia hanya menjadi bagian yang terlewatkan
Kamis, 17 September 2015
Resign Date
Hari ini tepat setahun gue resign dari kantor lama..
Apa rasanya?
gue kaget berarti di kantor baru ini, gue udah hampir setahun.
secara dulu, setelah gue resign dari kantor lama.
gue milih nganggur 1 bulan buat fokus CPNS sama interview sana-sini..
yang hasilnya..gue keterima di perusahaan tempat gue kerja sekarang.
momment yang gue inget di hari terakhir gue di kantor lama apa ya
ga ada yang spesial si..
cuma yang gue rasain adalah "yeayyyy gue bebas"
bisa pergi dari yang reseh2.. hahah #curhat
tapi, sedih jg siii..
suasana haru di sore perpisahan itu... yang masih terekam di otak gue.
doa dari mereka juga yang buat gue bisa kayak sekarang..
thank yoo teman2 kantor lama..
Dulu, keputusan resign itu lumayan berat buat gue.
gue takut ga keterima di tempat kerja sana sini..
dan belum lg, omongan orang-orang terdeket gue yang nanyain
"hei lo kerja dimana... keterima ga.. interview mana lg... keterima ga.."
itu berlangsung setiap hari..
buat kuping gue panas..
stress siii awalnya.
tapi, alhamdulillah satu bulan yang menyeramkan itu terlewatkan juga..
Setelah satu tahun ninggalin kalian tmn-tmn kantor lama
kangen euiy suasana disana..
bagaimanapun.. kerja disana itu adalah bagian dari cerita hidup gue..
yang banyak ngajarin gue tentang kerasnya dunia kerja..
saling sikut dan lain-lain..
semangat yaaa buat kalian yang masi disana..
Apa rasanya?
gue kaget berarti di kantor baru ini, gue udah hampir setahun.
secara dulu, setelah gue resign dari kantor lama.
gue milih nganggur 1 bulan buat fokus CPNS sama interview sana-sini..
yang hasilnya..gue keterima di perusahaan tempat gue kerja sekarang.
momment yang gue inget di hari terakhir gue di kantor lama apa ya
ga ada yang spesial si..
cuma yang gue rasain adalah "yeayyyy gue bebas"
bisa pergi dari yang reseh2.. hahah #curhat
tapi, sedih jg siii..
suasana haru di sore perpisahan itu... yang masih terekam di otak gue.
doa dari mereka juga yang buat gue bisa kayak sekarang..
thank yoo teman2 kantor lama..
Dulu, keputusan resign itu lumayan berat buat gue.
gue takut ga keterima di tempat kerja sana sini..
dan belum lg, omongan orang-orang terdeket gue yang nanyain
"hei lo kerja dimana... keterima ga.. interview mana lg... keterima ga.."
itu berlangsung setiap hari..
buat kuping gue panas..
stress siii awalnya.
tapi, alhamdulillah satu bulan yang menyeramkan itu terlewatkan juga..
Setelah satu tahun ninggalin kalian tmn-tmn kantor lama
kangen euiy suasana disana..
bagaimanapun.. kerja disana itu adalah bagian dari cerita hidup gue..
yang banyak ngajarin gue tentang kerasnya dunia kerja..
saling sikut dan lain-lain..
semangat yaaa buat kalian yang masi disana..
Minggu, 13 September 2015
Pesan Mamah
Entah ada angin apa..
ada perasaan apa..
weekend kemarin nyokap banyak kasi wejangan ke gue..
ada beberapa hal yang beliau sampaikan ke gue
PERTAMA, beliau bilang pilih pasangan itu yang sayang dan cinta sm kita.. bukan yang berlebihan, tapi yang tulus.
KEDUA, pilih pasangan yang kejar kamu bukan karena materi.
KETIGA, pilih pasangan yang bisa tunjukin ke kamu bukti sayang dia ke kamu.
KEEMPAT, pilih pasangan yang bisa ngerti keadaan kamu dan keluarga.
dan
yang TERAKHIR, kalau kamu sudah menemukan yang seperti itu menikahlah karena itu pilihan kamu.. bukan karena ikut-ikutan lantaran teman-teman kamu sudah menikah.
"Perempuan itu mudah jatuh cinta nak.. selama ada laki-laki baik yang menunjukkan keseriusannya, maka perempuan akan menghargainya dan memberikan cinta kepadanya"
Jleb.. seketika gue yang lg konsen depan laptop ngerjain kerjaan jadi, diam dan bengong.
nyokap kok tiba-tiba ngomong begini..tumben bgt puitis. #hahahah
gue yang biasanya ga sehapal itu sama nasehat orang, ini langsung masuk ke otak..
dan berdasarkan kalimat nyokap..
gue pun berfikir keras untuk melangkah ke arah sana..
gue ngerti sih, perempuan itu memang dipilih
tapi, bukan berarti mereka tidak bisa menyaring orang-orang yang memilihnya..
dan salah satu cara menyaringnya adalah sesuai pesan nyokap gue.
kalo semisalnya belum nemuin orang yang kayak gtu..
gausah pesimis,.
allah tau kok mana yang terbaik buat umatnya..
*smoga share gue kali ini ada gunanya
ada perasaan apa..
weekend kemarin nyokap banyak kasi wejangan ke gue..
ada beberapa hal yang beliau sampaikan ke gue
PERTAMA, beliau bilang pilih pasangan itu yang sayang dan cinta sm kita.. bukan yang berlebihan, tapi yang tulus.
KEDUA, pilih pasangan yang kejar kamu bukan karena materi.
KETIGA, pilih pasangan yang bisa tunjukin ke kamu bukti sayang dia ke kamu.
KEEMPAT, pilih pasangan yang bisa ngerti keadaan kamu dan keluarga.
dan
yang TERAKHIR, kalau kamu sudah menemukan yang seperti itu menikahlah karena itu pilihan kamu.. bukan karena ikut-ikutan lantaran teman-teman kamu sudah menikah.
"Perempuan itu mudah jatuh cinta nak.. selama ada laki-laki baik yang menunjukkan keseriusannya, maka perempuan akan menghargainya dan memberikan cinta kepadanya"
Jleb.. seketika gue yang lg konsen depan laptop ngerjain kerjaan jadi, diam dan bengong.
nyokap kok tiba-tiba ngomong begini..tumben bgt puitis. #hahahah
gue yang biasanya ga sehapal itu sama nasehat orang, ini langsung masuk ke otak..
dan berdasarkan kalimat nyokap..
gue pun berfikir keras untuk melangkah ke arah sana..
gue ngerti sih, perempuan itu memang dipilih
tapi, bukan berarti mereka tidak bisa menyaring orang-orang yang memilihnya..
dan salah satu cara menyaringnya adalah sesuai pesan nyokap gue.
kalo semisalnya belum nemuin orang yang kayak gtu..
gausah pesimis,.
allah tau kok mana yang terbaik buat umatnya..
*smoga share gue kali ini ada gunanya
Kamis, 10 September 2015
Entah
merupakan hal terumit
ketika dihadapkan pada sebuah pilihan
memilih untuk tetap fokus dalam kesendirian dan berusaha mengejar impian
atau
berusaha mengejar dan mengembangkan impian bersamanya
selalu waktu yang aku kambinghitamkan
menyalahkan waktu ketika kedatangannya tidak tepat bagiku
dan menyalahkan waktu ketika impian itu belum berhasil diraih sepenuhnya
mana yang harus ku pilih
menurunkan egoku dengan memenangkan hatinya
atau mempertahankan egoku tanpa menghiraukannya
banyak bayangan dalam hidupku
dan bayangan itu terus mencoba menenggelamkan ragaku
seharusnya aku bisa berlari sebelum bayangan itu melenyapkanku
tapi, apa daya
ketakutan ini mematahkan ragaku
jauh sebelum kemunculanmu
banyak hal yang membuat aku labil
dan goyah terhadap pendirianku
aku yang dulu selalu berpegang teguh atau semua pilihanku
tapi, aku yang sekarang jauh lebih rapuh
dalam hati aku menginginkanmu
tapi, mereka dan mereka membuatku harus berfikir lebih jauh
dan ketakutanku mencoba menghapus keinginan itu
saat ini aku hanya butuh memahami caramu
tapi, tolong ajari aku cara menemukan jati diri ini
ketika dihadapkan pada sebuah pilihan
memilih untuk tetap fokus dalam kesendirian dan berusaha mengejar impian
atau
berusaha mengejar dan mengembangkan impian bersamanya
selalu waktu yang aku kambinghitamkan
menyalahkan waktu ketika kedatangannya tidak tepat bagiku
dan menyalahkan waktu ketika impian itu belum berhasil diraih sepenuhnya
mana yang harus ku pilih
menurunkan egoku dengan memenangkan hatinya
atau mempertahankan egoku tanpa menghiraukannya
banyak bayangan dalam hidupku
dan bayangan itu terus mencoba menenggelamkan ragaku
seharusnya aku bisa berlari sebelum bayangan itu melenyapkanku
tapi, apa daya
ketakutan ini mematahkan ragaku
jauh sebelum kemunculanmu
banyak hal yang membuat aku labil
dan goyah terhadap pendirianku
aku yang dulu selalu berpegang teguh atau semua pilihanku
tapi, aku yang sekarang jauh lebih rapuh
dalam hati aku menginginkanmu
tapi, mereka dan mereka membuatku harus berfikir lebih jauh
dan ketakutanku mencoba menghapus keinginan itu
saat ini aku hanya butuh memahami caramu
tapi, tolong ajari aku cara menemukan jati diri ini
Senin, 07 September 2015
COMING SOON
Hi para pecinta blog,
Berhubung blog gue yang ini punya pembahasan yang tercampur aduk,
mulai dari materi kuliah, puisi, curhat, atau tulisan motivasi, maka dari itu..
Gue create blog baru yang isinya cerpen buatan gue!
Temanya: peralihan remaja
ya you know lah isi blog ini kira-kira gimana.
Jangan lupa dibaca terus yaa episode-episodenya!
Berhubung blog gue yang ini punya pembahasan yang tercampur aduk,
mulai dari materi kuliah, puisi, curhat, atau tulisan motivasi, maka dari itu..
Gue create blog baru yang isinya cerpen buatan gue!
Temanya: peralihan remaja
ya you know lah isi blog ini kira-kira gimana.
Jangan lupa dibaca terus yaa episode-episodenya!
Kamis, 27 Agustus 2015
Brownies ga Simetris!
Dua puluh dua agustus,
tanggal kelahiran orang tersayang buat hidup gue..
okay,,gue ngaku.
selama ini gue coba buat atau kasih hal terbaik
and paling heboh cuma buat pasangan gue
please deh 24 tahun hidup di dunia,
gue rasa mata gue baru melek di umur gue 24..haha
dulu tiap ulang tahun pasangan gue,
gue heboh nyari inilah itulah..
masak ini masak itulah..
ngumpetin ini ngumpetin itulah di tasnya..
sok2an romantis aneh gitu..
tapi, eng ing eng
sekarang?
gue coba kasih moment yang romantis buat mamah!
perwakilan dari papah, ya ga pah?? #eeh
Ultah mamah ke 61 kali ini..
gue ga ngasih barang mahal..
mewah..
langka..
unik..
atau spektakuler..
tp, gue kasi brownies pertama gue..
yang awalnya gue yakin, ni brownies bentuknya ga simetris :(
Pulang gawe,
dengan sok ahlinya gue belanja bahan-bahan
dan masak dari jam 8 malam smp jam 10 malam
Masaknya depan mamah pula.
Tapi, mamah cuma komentar "kamu ngapain?"
dan gue cuma jawab "iseng mah"
dan jreng jreng tempo dua jam gue berisik di dapur,
jadilah brownies ga simetris ini buat mamah!
si mamah yang pengen motong kuenya.
eh malah gue larang.......
gue bilang "besok aja mah"
gue sndiri masih misteri sama rasa tuh kue.. (tapi tetep nahan buat ga cicip dlu)
dan berlagak ahli hias kue, eh tampilan kue nya malah tambah ancur. hahah
dengan pedenya tuh kue gue simpan di kulkas.
dan nunggu 2 jam lagi buat dikasih ke mamah.
Mamah yang ngantuk jadi tidur dluan jam 11.
dan gue masih usaha nahan melek sm kaka gue buat kasi kejutan ke mamah lewat dr tengah malam.
Pas jam 00.30,
kue dan printilan lainnya kita bawa rame-rame ke kamar mamah.
dan eng ing eng
mamah bilang satu kalimat "aduhh masih ngantuk"
eh trus mamah ketawa sambil terharu meluk gue dan kaka2 sambil bilang makasih.
dari cerita gue barusan,
gue cuma mau sampein ke kalian
kalo hadiah itu
bukan berharga dari segi harga atau tampilannya aja
tapi, berharga dari asal-usulnya.
dan gue ngerasa brownies gue yang amburadul itu bukan cake sempurna dari segi rasa atau bentuk.
tapi, gue usaha buat sendiri (disaat gue cm bs masak masakan yg standar goreng menggoreng).
dan mamah kasih gue penghargaan lewat ucapan terima kasih dan senyuman.
sumpah ini rasanya kayak pengen terbang!
beda bgt rasanya kalo dibandingin sm ucapan terima kasih dari pasangan (kurang wow).
FYI, ini bentuk penampakan brownies ga simetris gue:
tanggal kelahiran orang tersayang buat hidup gue..
okay,,gue ngaku.
selama ini gue coba buat atau kasih hal terbaik
and paling heboh cuma buat pasangan gue
please deh 24 tahun hidup di dunia,
gue rasa mata gue baru melek di umur gue 24..haha
dulu tiap ulang tahun pasangan gue,
gue heboh nyari inilah itulah..
masak ini masak itulah..
ngumpetin ini ngumpetin itulah di tasnya..
sok2an romantis aneh gitu..
tapi, eng ing eng
sekarang?
gue coba kasih moment yang romantis buat mamah!
perwakilan dari papah, ya ga pah?? #eeh
Ultah mamah ke 61 kali ini..
gue ga ngasih barang mahal..
mewah..
langka..
unik..
atau spektakuler..
tp, gue kasi brownies pertama gue..
yang awalnya gue yakin, ni brownies bentuknya ga simetris :(
Pulang gawe,
dengan sok ahlinya gue belanja bahan-bahan
dan masak dari jam 8 malam smp jam 10 malam
Masaknya depan mamah pula.
Tapi, mamah cuma komentar "kamu ngapain?"
dan gue cuma jawab "iseng mah"
dan jreng jreng tempo dua jam gue berisik di dapur,
jadilah brownies ga simetris ini buat mamah!
si mamah yang pengen motong kuenya.
eh malah gue larang.......
gue bilang "besok aja mah"
gue sndiri masih misteri sama rasa tuh kue.. (tapi tetep nahan buat ga cicip dlu)
dan berlagak ahli hias kue, eh tampilan kue nya malah tambah ancur. hahah
dengan pedenya tuh kue gue simpan di kulkas.
dan nunggu 2 jam lagi buat dikasih ke mamah.
Mamah yang ngantuk jadi tidur dluan jam 11.
dan gue masih usaha nahan melek sm kaka gue buat kasi kejutan ke mamah lewat dr tengah malam.
Pas jam 00.30,
kue dan printilan lainnya kita bawa rame-rame ke kamar mamah.
dan eng ing eng
mamah bilang satu kalimat "aduhh masih ngantuk"
eh trus mamah ketawa sambil terharu meluk gue dan kaka2 sambil bilang makasih.
dari cerita gue barusan,
gue cuma mau sampein ke kalian
kalo hadiah itu
bukan berharga dari segi harga atau tampilannya aja
tapi, berharga dari asal-usulnya.
dan gue ngerasa brownies gue yang amburadul itu bukan cake sempurna dari segi rasa atau bentuk.
tapi, gue usaha buat sendiri (disaat gue cm bs masak masakan yg standar goreng menggoreng).
dan mamah kasih gue penghargaan lewat ucapan terima kasih dan senyuman.
sumpah ini rasanya kayak pengen terbang!
beda bgt rasanya kalo dibandingin sm ucapan terima kasih dari pasangan (kurang wow).
FYI, ini bentuk penampakan brownies ga simetris gue:
(resep kue: http://www.resepmasakanlengkap.com)
Minggu, 09 Agustus 2015
Rasa
Sulit ketika menahan rasa
yang ingin meledak
mengatakan apa yang harus dikatakan
entah itu rasa positif atau negatif
tetapi jauh lebih sulit
ketika merespon rasa kalian
rasa yang kalian pendam entah sejak kapan
dan
saya hanya berdiri pada posisi nol dalam cinta
hati ini bukan ingin membalas rasa positif kalian
dengan beribu cinta yang dipaksakan
tapi hati ini hidup dengan ke-dilemaan
antara rasa sayang yang menumpuk diantara pertemanan sejak lama
dan rasa cinta yang sudah lama mati
saya bukan tidak berani membuka pintu itu kembali
untuk kalian yang khusus disana
tapi saya tidak berani menghadapi apa yang ada di depan nanti
saya tidak sanggup
apabila akhirnya rasa yang kalian pupuk
tetap tidak tumbuh di hati saya
saya tidak ingin kalian membuang waktu
seperti apa yang saya lakukan dengan yang lain sebelumnya
memupuk harapan besar di depan mata saya
dan kemudian harapan itu dihempaskan begitu saja
tanpa kepastian
tanpa lemah lembut
dan tanpa pengertian
saya hanya ingin kalian mampu menyiasati waktu
untuk kalian
bukan untuk saya
kalian memang baik
dan seharusnya saya pilih kalian karena kebaikan kalian
tapi, saya lebih baik memilih
apa yang hati saya rasakan
mungkin ini memang berbeda dengan pernyataan saya pada tulisan-tulisan saya sebelumnya
karena,
waktu dan dia telah mengajarkan saya
bahwa membalas rasa kepada orang yang tidak kita cintai
dan berpura-pura mencintai orang tersebut
hanya akan menyakiti kalian nantinya
-for you sahabat terbaik
yang ingin meledak
mengatakan apa yang harus dikatakan
entah itu rasa positif atau negatif
tetapi jauh lebih sulit
ketika merespon rasa kalian
rasa yang kalian pendam entah sejak kapan
dan
saya hanya berdiri pada posisi nol dalam cinta
hati ini bukan ingin membalas rasa positif kalian
dengan beribu cinta yang dipaksakan
tapi hati ini hidup dengan ke-dilemaan
antara rasa sayang yang menumpuk diantara pertemanan sejak lama
dan rasa cinta yang sudah lama mati
saya bukan tidak berani membuka pintu itu kembali
untuk kalian yang khusus disana
tapi saya tidak berani menghadapi apa yang ada di depan nanti
saya tidak sanggup
apabila akhirnya rasa yang kalian pupuk
tetap tidak tumbuh di hati saya
saya tidak ingin kalian membuang waktu
seperti apa yang saya lakukan dengan yang lain sebelumnya
memupuk harapan besar di depan mata saya
dan kemudian harapan itu dihempaskan begitu saja
tanpa kepastian
tanpa lemah lembut
dan tanpa pengertian
saya hanya ingin kalian mampu menyiasati waktu
untuk kalian
bukan untuk saya
kalian memang baik
dan seharusnya saya pilih kalian karena kebaikan kalian
tapi, saya lebih baik memilih
apa yang hati saya rasakan
mungkin ini memang berbeda dengan pernyataan saya pada tulisan-tulisan saya sebelumnya
karena,
waktu dan dia telah mengajarkan saya
bahwa membalas rasa kepada orang yang tidak kita cintai
dan berpura-pura mencintai orang tersebut
hanya akan menyakiti kalian nantinya
-for you sahabat terbaik
Selasa, 21 Juli 2015
Jodoh?
Apa itu jodoh?
Menurut gue..
Jodoh itu bukan apa yang kita pilih harus kita dapat
bukan pula apa yang orang lain pilih harus kita terima
Jodoh juga bukan orang yang lo pilih cap cip cup terus yang penting nikah
juga bukan orang yang lo paksa abis-abisan biar mau sama elo
Jodoh itu pasangan yang dipilihkan pencipta untuk kita semua
bukan berdasarkan apa yang kita inginkan
tapi dari apa yang kita butuhkan menurut-NYA
Cinta setinggi apapun elo kepada makhluk-makhluk terindah yang lo pilih,
Seegois apapun lo coba pertahanin hubungan sama makhluk kecintaan elo,
Kalo ga jodoh ya mau bagaimana?
Gue tau si,, kalimat itu ga semudah praktek
Banyak manusia yang pasti pernah ngerasain patah hati
Udah buat target, persiapan ini itu, ujung-ujungnya ditinggal nikah
Mungkin kalo kata anak muda jaman sekarang,
ini masa-masanya "galau"
galau tingkat dewa
Tapi, seiring berjalannya waktu pasti akan ada orang lain yang menggantikan posisi itu
Mungkin akan merasakan jatuh cinta lagi
Kebat kebit lagi
Senyam senyum sendiri
atau mungkin memang semuanya tetap hampa
Kalo mereka bisa jatuh cinta lagi, itu karena mereka siap sakit hati lagi
dalam arti lain, siap saat posisi orang terdekat itu juga bukan jodoh yang pencipta pilihkan untuk kita
Sedangkan, mereka yang hampa ada di posisi ketidaksiapan mereka untuk sakit hati kembali
Ini semua akan berubah
sesuai pilihan dan waktu mereka masing-masing
Mereka memilih larut dalam kenangan lampau
atau mereka memilih berlari dan menyerahkannya kepada sang pencipta
Tidak ada yang tau kapan jodoh itu datang
bahkan insting kita pun tidak bisa membedakan mana keinginan nafsu atau yakin ini memang pilihan pencipta
Gue adalah salah satu miniatur makhluk ciptaan Tuhan
yang pernah merasakan keduanya
dan masih dalam jalan penuh keraguan
untuk memilih mana yang pencipta pilihkan buat gue
serta kesiapan gue saat jodoh itu datang
Intinya, sekeras apapun elo milih pasangan terbaik
belum tentu elo akan mendapatkannya di akhir
tapi, bukan berarti elo bisa langsung asal memilih pasangan
pilih yang elo yakin dihati
yang bisa buat elo lebih bahagia
gak ngelepas lo dari keluarga
and sama-sama percaya bahwa elo saling bertemu karena proses yang udah diatur oleh sang pencipta
Menurut gue..
Jodoh itu bukan apa yang kita pilih harus kita dapat
bukan pula apa yang orang lain pilih harus kita terima
Jodoh juga bukan orang yang lo pilih cap cip cup terus yang penting nikah
juga bukan orang yang lo paksa abis-abisan biar mau sama elo
Jodoh itu pasangan yang dipilihkan pencipta untuk kita semua
bukan berdasarkan apa yang kita inginkan
tapi dari apa yang kita butuhkan menurut-NYA
Cinta setinggi apapun elo kepada makhluk-makhluk terindah yang lo pilih,
Seegois apapun lo coba pertahanin hubungan sama makhluk kecintaan elo,
Kalo ga jodoh ya mau bagaimana?
Gue tau si,, kalimat itu ga semudah praktek
Banyak manusia yang pasti pernah ngerasain patah hati
Udah buat target, persiapan ini itu, ujung-ujungnya ditinggal nikah
Mungkin kalo kata anak muda jaman sekarang,
ini masa-masanya "galau"
galau tingkat dewa
Tapi, seiring berjalannya waktu pasti akan ada orang lain yang menggantikan posisi itu
Mungkin akan merasakan jatuh cinta lagi
Kebat kebit lagi
Senyam senyum sendiri
atau mungkin memang semuanya tetap hampa
Kalo mereka bisa jatuh cinta lagi, itu karena mereka siap sakit hati lagi
dalam arti lain, siap saat posisi orang terdekat itu juga bukan jodoh yang pencipta pilihkan untuk kita
Sedangkan, mereka yang hampa ada di posisi ketidaksiapan mereka untuk sakit hati kembali
Ini semua akan berubah
sesuai pilihan dan waktu mereka masing-masing
Mereka memilih larut dalam kenangan lampau
atau mereka memilih berlari dan menyerahkannya kepada sang pencipta
Tidak ada yang tau kapan jodoh itu datang
bahkan insting kita pun tidak bisa membedakan mana keinginan nafsu atau yakin ini memang pilihan pencipta
Gue adalah salah satu miniatur makhluk ciptaan Tuhan
yang pernah merasakan keduanya
dan masih dalam jalan penuh keraguan
untuk memilih mana yang pencipta pilihkan buat gue
serta kesiapan gue saat jodoh itu datang
Intinya, sekeras apapun elo milih pasangan terbaik
belum tentu elo akan mendapatkannya di akhir
tapi, bukan berarti elo bisa langsung asal memilih pasangan
pilih yang elo yakin dihati
yang bisa buat elo lebih bahagia
gak ngelepas lo dari keluarga
and sama-sama percaya bahwa elo saling bertemu karena proses yang udah diatur oleh sang pencipta
Selasa, 30 Juni 2015
Lesson
pernah ada yang mengajarkan..
bahwa rasa sayang merupakan hal sederhana..
bisa timbul dari satu sisi ataupun dari banyak sisi..
ia mengajarkan kalau mereka yang berpasangan sudah diatur oleh yang maha kuasa
pernah ada yang membisikkan..
bahwa tegar bukanlah menahan tetesan air mata..
tegar itu tampak, ketika bisa bertahan di suasana terancam..
pernah ada yang mengatakan..
apa yang dilihat tidak sesempurna yang dibayangkan..
aku bukan orang baik dan mereka belum tentu baik..
pernah ada yang menginformasikan..
kita nikmati saja semua keindahan ini..
masa depan? allah sudah mengaturnya.. yang penting happy..
dan diri sendiri pernah melafazkan..
bahwa rasa itu bisa dibentuk..
dari yang awalnya tidak cinta menjadi cinta..
dari yang awalnya tidak kagum menjadi kagum..
atau sebaliknya..
dan apa makna dari semua yang pernah kau dengar?
jadikan mereka sebagai referensi untuk hidupmu..
melangkahlah setelah berfikir..
dan berfikirlah ke arah yang positif..
hidup ini memang tidak semudah yang terlihat..
tapi, bukan berarti sesulit yang dibayangkan..
banyak hal dari masa lalu yang membuat dirimu perang dengan hatimu sendiri..
dan hanya dirimulah yang bisa menanganinya..
kamu yang membuat pilihan,
diam untuk tetap dengan pendirianmu?
atau harus berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik?
jika saat merenung banyak hal yang disesali pada peristiwa lampau..
biarlah semua menjadi cerita hiasan di buku catatanmu..
dan kamu akan tertawa membacanya pada puluhan tahun nanti.
bahwa rasa sayang merupakan hal sederhana..
bisa timbul dari satu sisi ataupun dari banyak sisi..
ia mengajarkan kalau mereka yang berpasangan sudah diatur oleh yang maha kuasa
pernah ada yang membisikkan..
bahwa tegar bukanlah menahan tetesan air mata..
tegar itu tampak, ketika bisa bertahan di suasana terancam..
pernah ada yang mengatakan..
apa yang dilihat tidak sesempurna yang dibayangkan..
aku bukan orang baik dan mereka belum tentu baik..
pernah ada yang menginformasikan..
kita nikmati saja semua keindahan ini..
masa depan? allah sudah mengaturnya.. yang penting happy..
dan diri sendiri pernah melafazkan..
bahwa rasa itu bisa dibentuk..
dari yang awalnya tidak cinta menjadi cinta..
dari yang awalnya tidak kagum menjadi kagum..
atau sebaliknya..
dan apa makna dari semua yang pernah kau dengar?
jadikan mereka sebagai referensi untuk hidupmu..
melangkahlah setelah berfikir..
dan berfikirlah ke arah yang positif..
hidup ini memang tidak semudah yang terlihat..
tapi, bukan berarti sesulit yang dibayangkan..
banyak hal dari masa lalu yang membuat dirimu perang dengan hatimu sendiri..
dan hanya dirimulah yang bisa menanganinya..
kamu yang membuat pilihan,
diam untuk tetap dengan pendirianmu?
atau harus berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik?
jika saat merenung banyak hal yang disesali pada peristiwa lampau..
biarlah semua menjadi cerita hiasan di buku catatanmu..
dan kamu akan tertawa membacanya pada puluhan tahun nanti.
Jumat, 15 Mei 2015
Rakyat Egois!
Untuk mereka..
Mereka yang tidak dapat menghargai hidup
Mereka yang tidak dapat menghargai waktu
Mereka yang tidak sadar akan keindahan hidup
dan
Mereka yang tidak dapat membedakan ketulusan atau ketamakan
Kenapa harus ada langkah yang terhenti lebih dulu sebelum semuanya benar-benar raip
Kenapa harus ada jeda agar semua berlangsung lebih baik
Apa arti senyuman
Keberanian
Usaha
Tantangan
Tekad
Penantian
Harapan.. selama ini?
Kami hanya seorang manusia yang berusaha dengan satu bentuk harapan besar di kepalanya
Tapi, apa nilai kalian terhadap harapan manusia tersebut?
Kenapa orang itu dihargai disaat mereka keluar dari apa yang mereka perjuangkan
Apa arti hidup yang orang itu abdikan untuk mereka
Wahai orang-orang mulia,
Tidakkah kalian bisa terbangun dari semua tindakan kecil yang orang tersebut pernah jalankan?
Tidakkah terlihat jejak semu yang orang itu tinggalkan pada kehidupan kalian?
Atau kalian hanya pura-pura tidak melihat?
Hanya untuk menutupi keegoisan kalian!
Pernahkah kalian berfikir jika kalian berada di posisi orang tersebut?
Sanggupkah kalian berdiri dengan menegakkan kepala, berpura-pura tegar, tersenyum seperti orang tersebut?
Padahal orang tersebut rapuh dan tenggelam atas kekecewaan
Apa yang mampu kalian perbuat?
Hanya penyesalan dalam tempo satu dua pekan yang dapat kalian taruhkan untuk orang itu?
Tolong turunkan Keegoisan kalian..
dan Gagalkan angin angkuh kalian..
Sebelum semuanya terlambat..
dan orang tersebut pergi tanpa menghiraukan kalian kembali..
Mereka yang tidak dapat menghargai hidup
Mereka yang tidak dapat menghargai waktu
Mereka yang tidak sadar akan keindahan hidup
dan
Mereka yang tidak dapat membedakan ketulusan atau ketamakan
Kenapa harus ada langkah yang terhenti lebih dulu sebelum semuanya benar-benar raip
Kenapa harus ada jeda agar semua berlangsung lebih baik
Apa arti senyuman
Keberanian
Usaha
Tantangan
Tekad
Penantian
Harapan.. selama ini?
Kami hanya seorang manusia yang berusaha dengan satu bentuk harapan besar di kepalanya
Tapi, apa nilai kalian terhadap harapan manusia tersebut?
Kenapa orang itu dihargai disaat mereka keluar dari apa yang mereka perjuangkan
Apa arti hidup yang orang itu abdikan untuk mereka
Wahai orang-orang mulia,
Tidakkah kalian bisa terbangun dari semua tindakan kecil yang orang tersebut pernah jalankan?
Tidakkah terlihat jejak semu yang orang itu tinggalkan pada kehidupan kalian?
Atau kalian hanya pura-pura tidak melihat?
Hanya untuk menutupi keegoisan kalian!
Pernahkah kalian berfikir jika kalian berada di posisi orang tersebut?
Sanggupkah kalian berdiri dengan menegakkan kepala, berpura-pura tegar, tersenyum seperti orang tersebut?
Padahal orang tersebut rapuh dan tenggelam atas kekecewaan
Apa yang mampu kalian perbuat?
Hanya penyesalan dalam tempo satu dua pekan yang dapat kalian taruhkan untuk orang itu?
Tolong turunkan Keegoisan kalian..
dan Gagalkan angin angkuh kalian..
Sebelum semuanya terlambat..
dan orang tersebut pergi tanpa menghiraukan kalian kembali..
Senin, 20 April 2015
April's momment
Sudah dua hari lewat..
Tapi senyum ini tetap sumringah..
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya..
Ini bukan rasa senang karena kejutan..
Tapi, rasa senang karna adanya kelengkapan di tanggal kemarin..
Pelukan dan cium sayang mamah..
Ciuman hangat di pipi dari kakak2..
dan satu senyuman berharga dari dia..
Hari itu terasa lengkap..
Bahkan seperti ada papah yang ikut hadir memberikan senyuman..
Kemarin bukan tentang kebahagiaan aku sendiri..
Tapi saat melihat mereka tersenyum lepas..
Aku sangat bersyukur karena satu doa ku, ingin melihat mereka bahagia.. "terkabul"..
I love you all :*
Tapi senyum ini tetap sumringah..
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya..
Ini bukan rasa senang karena kejutan..
Tapi, rasa senang karna adanya kelengkapan di tanggal kemarin..
Pelukan dan cium sayang mamah..
Ciuman hangat di pipi dari kakak2..
dan satu senyuman berharga dari dia..
Hari itu terasa lengkap..
Bahkan seperti ada papah yang ikut hadir memberikan senyuman..
Kemarin bukan tentang kebahagiaan aku sendiri..
Tapi saat melihat mereka tersenyum lepas..
Aku sangat bersyukur karena satu doa ku, ingin melihat mereka bahagia.. "terkabul"..
I love you all :*
Kamis, 16 April 2015
"I WISH ..."
detik menyambut hari
bukan hari terbaik
tapi, esok adalah hari disaat orang tuaku pernah mengembangkan senyum terbaik
menganggap kehadiranku adalah suatu kebahagian sempurna saat itu
24 tahun telah berlalu..
diusia ini aku berharap hadirnya beberapa kebahagian untuk mereka
Aku ingin melebarkan senyuman orang tuaku sama seperti saat aku terlahir
Aku ingin saudariku melebarkan senyuman dengan hadirnya bayi mungil pada kandungannya
Aku ingin saudariku melebarkan senyumannya dengan kedatangan lelaki yang mengikatnya dalam ijab abadi
untuk diriku?
Aku ingin tersenyum bahagia atas kebahagiaan mereka
dan
Aku berharap masih diberikan waktu untuk menghirup kebahagiaan tersebut
mungkin aku memang tamak dengan banyak keinginan di usia ini..
Tapi, jika aku boleh mengeja keinginan terbesarku
Aku ingin bersama menjalani hidup ini,
Aku ingin berbagi kebahagiaan dan sulitnya hidup ini
dengan sosok yang KAU pasangkan sejak aku terlahir di dunia
Aku maupun manusia lain punya hak yang sama untuk berharap
Namun caraku berharap kali ini,
Hanya dengan menyebutkan namanya dalam tiap doaku..
dia atau bukan..
Aku berharap tidak ada air mata karena bentuk kesedihan lagi
Aku katakan cukup dengan kesedihan atau kekecewaan
Banyak hal dan pelajaran yang KAU berikan
dan seharusnya hal itu telah membuat aku kuat
namun apa daya,
kuat itu baru terlahir secara fisik
dan apa yang terlihat oleh orang lain
Terlalu banyak harapan di usia ini..
Aku harap KAU mengabulkan beberapa diantara harapan tersebut..
*baca KAU= sang Pencipta
bukan hari terbaik
tapi, esok adalah hari disaat orang tuaku pernah mengembangkan senyum terbaik
menganggap kehadiranku adalah suatu kebahagian sempurna saat itu
24 tahun telah berlalu..
diusia ini aku berharap hadirnya beberapa kebahagian untuk mereka
Aku ingin melebarkan senyuman orang tuaku sama seperti saat aku terlahir
Aku ingin saudariku melebarkan senyuman dengan hadirnya bayi mungil pada kandungannya
Aku ingin saudariku melebarkan senyumannya dengan kedatangan lelaki yang mengikatnya dalam ijab abadi
untuk diriku?
Aku ingin tersenyum bahagia atas kebahagiaan mereka
dan
Aku berharap masih diberikan waktu untuk menghirup kebahagiaan tersebut
mungkin aku memang tamak dengan banyak keinginan di usia ini..
Tapi, jika aku boleh mengeja keinginan terbesarku
Aku ingin bersama menjalani hidup ini,
Aku ingin berbagi kebahagiaan dan sulitnya hidup ini
dengan sosok yang KAU pasangkan sejak aku terlahir di dunia
Aku maupun manusia lain punya hak yang sama untuk berharap
Namun caraku berharap kali ini,
Hanya dengan menyebutkan namanya dalam tiap doaku..
dia atau bukan..
Aku berharap tidak ada air mata karena bentuk kesedihan lagi
Aku katakan cukup dengan kesedihan atau kekecewaan
Banyak hal dan pelajaran yang KAU berikan
dan seharusnya hal itu telah membuat aku kuat
namun apa daya,
kuat itu baru terlahir secara fisik
dan apa yang terlihat oleh orang lain
Terlalu banyak harapan di usia ini..
Aku harap KAU mengabulkan beberapa diantara harapan tersebut..
*baca KAU= sang Pencipta
Rabu, 08 April 2015
Lelah
Ketika tubuh merasa lelah..
Batin juga terasa lelah..
Bukan karena manusia..
Bukan karena alam..
Tapi seakan ada bisikan..
yang mendukung pergerakkan yang akan aku pilih..
Saat langkah kaki
tidak sesuai dengan keinginan hati
Logika lah yang bekerja
Hati ini sudah lama tidak bekerja
dan Mati
Hanya logika yang mendorong
Bukan lagi saatnya berfikir sambil menangis..
Tapi saatnya memutuskan untuk melompat ke tempat yang seharusnya diraih..
Ini adalah saat dimana kata "Lelah" terucapkan..
Bukan karena seseorang..
Tapi karena lelah yang sesungguhnya
Jika lelah ku tidak dapat diatasi dengan ketenangan jiwa
tidak dapat diatasi dengan lompatan sesuai logika..
Mungkin DIA punya cara mengatasi lelahku..
Batin juga terasa lelah..
Bukan karena manusia..
Bukan karena alam..
Tapi seakan ada bisikan..
yang mendukung pergerakkan yang akan aku pilih..
Saat langkah kaki
tidak sesuai dengan keinginan hati
Logika lah yang bekerja
Hati ini sudah lama tidak bekerja
dan Mati
Hanya logika yang mendorong
Bukan lagi saatnya berfikir sambil menangis..
Tapi saatnya memutuskan untuk melompat ke tempat yang seharusnya diraih..
Ini adalah saat dimana kata "Lelah" terucapkan..
Bukan karena seseorang..
Tapi karena lelah yang sesungguhnya
Jika lelah ku tidak dapat diatasi dengan ketenangan jiwa
tidak dapat diatasi dengan lompatan sesuai logika..
Mungkin DIA punya cara mengatasi lelahku..
Rabu, 01 April 2015
Sad???
Apa itu kesedihan?
Keadaan disaat mencintai kemudian ditinggalkan?
atau
Keadaan disaat berusaha mencintai orang lain, tapi orang tersebut sibuk menebar cinta kepada banyak orang?
atau
Keadaan disaat menunggu datangnya cinta dengan ketakutan di belakangnya?
Dimana rasa sedih itu berada?
Mana yang harus dikatakan sedih?
Atau mana yang harus dilupakan untuk tidak dirasakan sedih?
Saya hanya manusia kecil..
dengan sifat yang tidak sempurna..
dan segala kekurangan di dalamnya..
Saat mencoba sebaik-baiknya menjalani..
Saat satu pertanyaan terlempar kepadanya..
disaat itu pula ia menyatakan untuk pergi..
Ini yang pernah saya katakan sebagai bentuk kesedihan..
Kemudian,
Saat mencoba memilih semua kebalikan dari sosok sebelumnya..
Saya pikir kesempurnaan cerita akan muncul..
Tapi, malah muncul cerita baru..
dengan keberagaman makhluk di dalamnya..
yang penuh dengan segala cerita fiksi..
Mungkin saat itu saya kembali merasakan kesedihan..
Tapi tidak dengan tetesan air mata..
Apakah proses menunggu datangnya cinta ini juga bentuk rasa kesedihan?
Bukan..
ini ketakutan..
Takut yang memunculkan saran dari pihak lainnya..
Saya tidak benci dengan apa yang saya hadapi sebelumnya..
Sama sekali tidak merasakan benci
Tapi,
Saya hanya merasa sedih dengan jalan yang saya pernah pilih sebelumnya..
Saya tidak menyalahkan mereka..
mungkin pernah..
disaat saya merasakan kesedihan karena mereka..
Tapi, yang perlu diketahui..
Saat ini saya adalah manusia yang berusaha keras menghidupkan kembali rasa yang sudah mati..
Dan saya harap pihak lain itu mampu membawanya hidup..
Sama atau bahkan jauh lebih baik sebelum merasakan kesedihan..
Keadaan disaat mencintai kemudian ditinggalkan?
atau
Keadaan disaat berusaha mencintai orang lain, tapi orang tersebut sibuk menebar cinta kepada banyak orang?
atau
Keadaan disaat menunggu datangnya cinta dengan ketakutan di belakangnya?
Dimana rasa sedih itu berada?
Mana yang harus dikatakan sedih?
Atau mana yang harus dilupakan untuk tidak dirasakan sedih?
Saya hanya manusia kecil..
dengan sifat yang tidak sempurna..
dan segala kekurangan di dalamnya..
Saat mencoba sebaik-baiknya menjalani..
Saat satu pertanyaan terlempar kepadanya..
disaat itu pula ia menyatakan untuk pergi..
Ini yang pernah saya katakan sebagai bentuk kesedihan..
Kemudian,
Saat mencoba memilih semua kebalikan dari sosok sebelumnya..
Saya pikir kesempurnaan cerita akan muncul..
Tapi, malah muncul cerita baru..
dengan keberagaman makhluk di dalamnya..
yang penuh dengan segala cerita fiksi..
Mungkin saat itu saya kembali merasakan kesedihan..
Tapi tidak dengan tetesan air mata..
Apakah proses menunggu datangnya cinta ini juga bentuk rasa kesedihan?
Bukan..
ini ketakutan..
Takut yang memunculkan saran dari pihak lainnya..
Saya tidak benci dengan apa yang saya hadapi sebelumnya..
Sama sekali tidak merasakan benci
Tapi,
Saya hanya merasa sedih dengan jalan yang saya pernah pilih sebelumnya..
Saya tidak menyalahkan mereka..
mungkin pernah..
disaat saya merasakan kesedihan karena mereka..
Tapi, yang perlu diketahui..
Saat ini saya adalah manusia yang berusaha keras menghidupkan kembali rasa yang sudah mati..
Dan saya harap pihak lain itu mampu membawanya hidup..
Sama atau bahkan jauh lebih baik sebelum merasakan kesedihan..
Minggu, 22 Maret 2015
Karena...
Ini adalah keadaan dimana raga hanya dapat terdiam
Mulut terkunci
bahkan Mata pun tak bisa menyampaikan
Keadaan di saat waktu terasa berhenti
Lingkungan mendadak sunyi
dan
Candaan khalayak yang tak terhiraukan
Yang aku rasakan
Hanya wangi Bumi
Sentuhan angin
dan Gesekan alam
Dimana kesedihan tak tampak
dan Kebahagiaan yang baku juga tak tampak
Kadang aku bercermin
hanya untuk sekedar menemukan bayangan diri di dalamnya
Tapi, bayangan itu semakin pudar
Terhapus oleh fikiran
Fikiran yang tidak dapat dilisankan
Aku hanya makhluk yang melangkah ke depan
Menjalani apa yang harus aku jalani
dan
Menjalani apa yang takdir catat untuk dijalani
Ketika bisikan hanya berisi "Biarlah Mengalir"
ketika itu pula usaha ini semakin menipis
dan memudar
Keputus-asaan mulai tampak
Tapi tak benar-benar terlaksana
Awalnya ingin kubiarkan semua ini mengalir
Tapi ada dorongan kuat
yang mengatakan
"Bergeraklah Bergeraklah"
dan saat ini aku mencoba untuk Bergerak
Bergerak sekuat tenaga
Tapi, bukan untuk mencapai apa yang ingin kudapatkan
Aku Bergerak hanya untuk......
Sebuah Jejak..
Jejak yang mungkin nantinya hanya menjadi "Milik Kalian"
Mulut terkunci
bahkan Mata pun tak bisa menyampaikan
Keadaan di saat waktu terasa berhenti
Lingkungan mendadak sunyi
dan
Candaan khalayak yang tak terhiraukan
Yang aku rasakan
Hanya wangi Bumi
Sentuhan angin
dan Gesekan alam
Dimana kesedihan tak tampak
dan Kebahagiaan yang baku juga tak tampak
Kadang aku bercermin
hanya untuk sekedar menemukan bayangan diri di dalamnya
Tapi, bayangan itu semakin pudar
Terhapus oleh fikiran
Fikiran yang tidak dapat dilisankan
Aku hanya makhluk yang melangkah ke depan
Menjalani apa yang harus aku jalani
dan
Menjalani apa yang takdir catat untuk dijalani
Ketika bisikan hanya berisi "Biarlah Mengalir"
ketika itu pula usaha ini semakin menipis
dan memudar
Keputus-asaan mulai tampak
Tapi tak benar-benar terlaksana
Awalnya ingin kubiarkan semua ini mengalir
Tapi ada dorongan kuat
yang mengatakan
"Bergeraklah Bergeraklah"
dan saat ini aku mencoba untuk Bergerak
Bergerak sekuat tenaga
Tapi, bukan untuk mencapai apa yang ingin kudapatkan
Aku Bergerak hanya untuk......
Sebuah Jejak..
Jejak yang mungkin nantinya hanya menjadi "Milik Kalian"
Senin, 02 Maret 2015
Messages
Mata terasa perih
Dada terasa sesak
Pikiran terasa tak tenang
Bibir ingin selalu mengatup
dan Jemari terasa menggelatuk
Ada apa dengan ini?
Dalam hari penuh senyuman,
Air mata tetap menetes
Dalam malam penuh kedamaian,
Rasa resah terus muncul
Ada apa dengan ini?
Ingin rasanya memeluk alam
Meraih angkasa
dan Mencium aroma bumi
Tapi, ternyata hanya senyum dan pergerakan lambat yang muncul..
Rasa marah..
dendam..
semua tiba-tiba direlakan untuk terhapus
Hanya ada rasa cinta yang tersisa
yang ingin ditebarkan
dan dirasakan banyak orang
ini hanyalah perihal dimana rasa bukan ingin menang
bukan ingin ditunjukkan
tapi,
hanyalah momen yang ingin berbekas di hidup kalian
hanya ingin diingat sebagai sepenggal kebahagiaan
dan hanya ingin dirasakan sebagai pembawa warna
walau hanya pada detik terakhir
-From Us to All-
Dada terasa sesak
Pikiran terasa tak tenang
Bibir ingin selalu mengatup
dan Jemari terasa menggelatuk
Ada apa dengan ini?
Dalam hari penuh senyuman,
Air mata tetap menetes
Dalam malam penuh kedamaian,
Rasa resah terus muncul
Ada apa dengan ini?
Ingin rasanya memeluk alam
Meraih angkasa
dan Mencium aroma bumi
Tapi, ternyata hanya senyum dan pergerakan lambat yang muncul..
Rasa marah..
dendam..
semua tiba-tiba direlakan untuk terhapus
Hanya ada rasa cinta yang tersisa
yang ingin ditebarkan
dan dirasakan banyak orang
ini hanyalah perihal dimana rasa bukan ingin menang
bukan ingin ditunjukkan
tapi,
hanyalah momen yang ingin berbekas di hidup kalian
hanya ingin diingat sebagai sepenggal kebahagiaan
dan hanya ingin dirasakan sebagai pembawa warna
walau hanya pada detik terakhir
-From Us to All-
Langganan:
Postingan (Atom)



